Jumat, 12 April 2019

Pandebeh potre

Pandebeh Potreh 
: Desa Sanah Laok, Waru, Pamekasan, Madura.

Pandebeh potreh digelar sudah: 
gadis desa dengan tiga saudara laki-laki
mengepak hidup ditengah keluarga 
yang masih menyulam budaya

Hingga gadis itu diemban 
untuk etutus 
sebagai tanda doa kepada 
satu-satunya perempuan
yang menjadi telaga darah.

Epade’remma’ah sengko’ ma’?, 
Seru gadis desa itu!,
tampak dari jauh
gadis desa itu menggigil
seolah-olah ingin meraung
pikirannya rabun sebab disuguh
dengan siraman di bawah kain kafan

Kakak sulungnya dating
dengan segenggam uang hasil jerih payahnya,
sebagai bukti keringat berlian
itulah bagian ritus dari ritualnya.

Di atas kursi disiram air kembang 
dan diiringi doa
oleh masyarakat yang bening di desanya,
tidak lepas lantunan surah yang tak pernah mati 
sebagai tiang terkabulnya harapan.

Usai penggelaran,
Senyum belibis di bibir keluarganya
bukti kemerdakaan dari wajah hitam kehidupan.

2019

Jumat, 05 April 2019

Bukan perempuan yang ku maksud

“ Bukan perempuan yang ku maksud”
saat menggeluti jilid-jilid perempuan dalam ruang
tertimbun anugerah dan kisah menjadi  kehangatan.
beradu otak di terminal ronggo sukowati
untuk berbagi pengalaman tentang perempuan.

Aku mengisahkan pada mereka
tentang khatijah dan aisyah wanita agung
dimasanya, yang menjadi sanjungan di segala ujung arah dan sudut bumi

Dan aku  pada tegaskan kepada mereka!
Celakalah perempuan jika menyatu cinta dan birahinya,
pada lelaki murahan yang hidup di jalanan
karena itu menyembah pemangsa.

Luntur auranya tak seperti bulan
di malam-malam purnama,
di jadikan budak malam oleh para lelaki
yang tidak punya bekal keabadian hidup.

Tapi mereka bukan perempuan yang ku maksud
yang tercantum adalah perempuan tegar
“berbaju biru,berkerudung kuning”
bersekokoh untuk menjadi bidadari negeri.

Berdiri menggepapalkan tangan
sebagai bukti ketangguhan perempuan,
karena akan membunuh ancaman alam
yang menjadi bunga mulut rakyat desa.







Pandebeh potre

Pandebeh Potreh  : Desa Sanah Laok, Waru, Pamekasan, Madura. Pandebeh potreh digelar sudah:  gadis desa dengan tiga saudara laki-la...